Walau Suku Bunga dari Acuan BI Menurun, Investasi di Republik Indonesia Masih Menarik Perhatian

By | Juli 19, 2019

Sbobetpastibayar.com – BI ( Bank Indonesia ) telah memutuskan untuk menurunkan walau suku bunga acuan atau Bank Indonesia. 7 Days repo rate 25 bps telah menjadi lima koma tujuh puluh lima persen. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan kepada kami walaupun bunga dari acuan telah diturunkan, Indonesia masih tetap terlihat menarik di mata investor.

Walau Suku

Menurut Perry Warijiyo hasil surat berharga negara ( SBN ) juga lebih tinggi dibandingkan. Dengan obligasi walau suku pemerintah Amerika Serikat atau United States Treasury. Perry menyebutkan imbal dari hasil Surat Berharga Negara bertenor sepuluh tahun ini. Sekitar tujuh koma satu persen sementara United States Treasury bertenor sepuluh tahun. Satu koma sembilan sampai dua persen.

Perry Warijiyo mengatakan bahwa imbal hasil tersebut akan semakin menarik investor untuk masuk ke Surat Berharga Negara. Oleh karena itu semakin banyak minat dari SBN, maka cost of fund atau biaya dana SBN itu bisa kita tekan. Bank sentral walau suku juga memastikan, menurunnya bunga acuan Bank Indonesia tidak akan bisa mendorong dana asing keluar atau outflow.

Baca Juga: Pertamina Siapkan Tambahan Lebih dari 40ribu Tabun LPG 3 Kg Karena Langka

Dengan penurunan walau suku bunga acuan ini, Bank Indonesia optimistis menumbuhkan kredit tercapai sesuai target sepuluh sampai dua belas persen hingga akhir tahun 2019 kata Perry Warjiyo. Bank Indonesia telah melakukan usaha lain sebelumnya seperti pelonggaran kebijakan dari ( Giro Wajib Minimum ), kebijakan makroprudensial hingga kebijakan penurunan bunga.

Di sisi lain, kinerja dari korporasi go public walau suku tetapi baik dan ditopang oleh kemampuan untuk membayar yang terjaga. Bank Indonesia ke depannya akan terus melakukan kebijakan makroprudensial akomodatif untuk mendorong peningkatan kredit sejalan dengan siklus kredit yang berada di bawah level optimum.