Saham Boeing Terjun Bebas Setelah Menemukan Cacat di Bagian Sayap Pesawat

By | Juni 9, 2019

Jakarta – Saham Boeing produsen persawat Boeing terjun bebas sampai mencapai titik terendah. Dalam kurun waktu lima bulan terakhir ini pada perdagangan senin kemarin. Saham Boeing ini turun setelah FAA ( Federal Aviation Administration menemukan temuan lebih dari 300 pesawat boeing 737 memiliki masalah pada bagian sayap pesawatnya.

Saham Boeing

Dikutip dari CNBC pada hari Selasa, 04 Juni 2019, FAA ( Federal Aviation Administration pada minggu lalu telah memberikan perintah maskapai untuk mengganti bagian tersebut. Boeing memperkirakan tahapan ini akan memakan waktu kurang lebih satu sampai dua hari lamanya.

Sementara, saat ini Saham Boeing telah menerbangkan 737 MAX dan beberapa model Boeing 737 NG yang lama akan memiliki pengaruh. Saham Boeing turun lebih dari dua pesen sampai ke level paling rendan di $330,67 US Dollar kemarin.

Baca Juga: Bank Dunia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Tak Pengaruhi RI

Level ini adalah level paling rendah semenjak tanggal tujuh Januari 2019. Saham Boeing mengalami penurunan paling besar di Dow Jones Industrial Average dan memangkas empat puluh poin dari indeks yang ada.

Bagian tersebut adalah potongan di bagian sayap bagian depan untuk menciptakan daya angkat atau terbang. Bagian boeing ini adalah bagian yang sangat penting untuk membuat pesawat lepas landas dan mendarat. Bagian ini kemungkinan tidak diproduksi dengan benar oleh pemasok dari Boeing.

Di seluruh dunia Boeing 133 NG dan 179 Max, dari total tersebut 32 NG dan 33 Max berada di United State of America.