BI Tegaskan Tak Ada Rush Money Imbas Aksi 22 Mei

By | Mei 25, 2019

Sbobetpastibayar.net – Aksi 22 Mei yang terjadi beberapa hari lalu sangat dikhawatirkan akan memicu kekhawatiran. Bahkan bisa menimbulkan rush money secara besar-besaran di sistem perbankan nasional.

Menanggapi hal yang terjadi tersebut, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menjelaskan kalau bank sentral tidak melihat sesuatu transaksi yang tidak normal di layanan perbankan. Tidak ada yang dikatakan seperti Rush Money. “Malah seperti yang kemarin saya sudah sampaikan, transaksi perbankan melalui kliring ritel atau realtime gross settlement (RTGS) justru naik baik volume maupun nilainya,” ujar Perry.

Dia mengatakan, kalau transaksi perbankan bergerak normal dan lancar. Menurut dia kalaupun ada pasti pengambilan uang dari Bank Indonesia adalah kegiatan untuk memenuhi kebutuhan untuk lebaran. “Kemarin memang mencapai 13 bank yang sempat melakukan penarikan uang tunai dari BI, itu untuk kebutuhan lebaran. Pastinya juga untuk kebutuhan THR, sekali lagi kami sampaikan,” ujar dia.

BI Tegaskan Tak Ada Rush Money Imbas Aksi 22 Mei

BACA JUGA: Kemenkeu: Utang Pemerintah Sebulan Terakhir Turun Rp 38 T

Perry juga menyebutkan kalau kebutuhan uang tunai untuk lebaran itu mencapai Rp 207 triliun dan sampai sekarang BI masih memiliki stok mencapai Rp 300 triliun untuk pusat dan daerah. “semua kita stok agar bisa memenuhi kebutuhan,” imbuh dia.

Dia menjelaskan bank sentral bersama perbankan harus terus bekerja untuk bisa memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat.

“Data sampai akhir minggu kemarin sudah mencapai sekitar Rp 58 triliun, namun kemungkinan akan naik dari minggu-minggu ini dan juga berikutnya. Kemungkinan masih menunggu pembayaran THR,” kata dia.

Sebelumnya Perry juga menyebutkan pada 22 Mei kondisi perbankan sebenarnya masih berjalan normal. Meskipun kantor cabang banyak yang tutup.

Namun atas kejadian tersebut tidak terlalu mempengaruhi keuangan Indonesia. Semoga dengan adanya artikel ini masyarakat Indonesia bisa lebih mengerti lagi dengan kejadian tersebut tidak ada imbas dengan Rush Money.