FIFA 2019

By | Maret 2, 2019

Tentunya banyak dari anda yang mengemari sepak bola dan e-sport bukan? Sehingga tidak sedikit dari anda suka dengan permainan dan games seperti FIFA dan PES. FIFA untuk tahun 2019 telah dirilis pada tanggal 28 September 2018. FIFA 2019 merupakan salah satu game simulasi sepak bola yang amat digemari oleh penggemar sepak bola. Game yang dikembangkan oleh EA (Electronic Arts) tersebut sudah diluncurkan di Playstation 3, Playstation 4, Xbox 360, Nintendo Switch dan PC (Microsoft Windows).

fifa 2019

FIFA 19 memperkenalkan kompetisi Liga Champions UEFA, Liga Europa UEFA dan Piala Super UEFA, setelah lisensi mereka dengan Pro Evolution Soccer Konami berakhir. Game ini akan memiliki dukungan untuk promosi dan degradasi antara Liga Champions dan Liga Eropa. Martin Tyler dan Alan Smith kembali sebagai komentator biasa dengan Derek Rae dan Lee Dixon sebagai komentator Liga Champions. Geoff Shreeves juga kembali sebagai reporter touchline serta Alan McInally memberikan pembaruan dari seluruh liga. Grafis dan stadion baru telah diterapkan.

Stadion baru yang dikonfirmasi untuk FIFA 19 meliputi Stadion Tottenham Hotspur baru. Yang akan dibuka pada tahun 2019, Stadion Molineux, rumah Wolverhampton Wanderers, Craven Cottage, rumah Fulham, dan Stadion Kota Cardiff, markas tim sepak bola nasional Cardiff City dan Wales, memastikan semua 20 alasan Liga Premier Inggris ditampilkan. Juga akan ada 16 stadion baru dari La Liga Spanyol, dengan 3 lainnya dari Divisi Segunda Spanyol. Satu-satunya stadion yang absen dari La Liga adalah Camp Nou, karena kesepakatan eksklusif Barcelona dengan pertandingan lawan Pro Evolution Soccer 2019

Perubahan FIFA 2019

Tambahan fitur baru di FIFA 2019 mencakup “Timed Finishing” atau oengaturan penutup dimana gamers perlu menekan tombol tendangan kedua kalinya saat bola pemain yang akan menendang menyentuh bolanya. Dengan timing yang tepat, bola akan lebih mudah untuk masuk gawang, namun tentunya seberapa baik bola melaju ditentukan statistik tendangan pemain. Terlalu cepat dan bola akan melenceng dari tujuan, sementara terlalu lambat dan bola akan ditentukan berdasarkan mekanik. Dengan begitu ini menambahkan lebih banyak efek seperti menendang bola sungguhan, tetapi fitur ini opsional sehingga anda bisa bermain seperti FIFA sebelum-sebelumnya.

Lalu, di FIFA 2019 ada “Active Touch System” atau sistem sentuh aktif, dimana gamers bisa diperbolehkan lebih banyak kebebasan mengendalikan bola, baik saat dribbling atau mengocek lawan. Dengan memanfaatkan stik kanan untuk melakukan berbagai trik dan skill yang dimiliki pemain aslinya. Sehingga para gamers bisa menambah dimensi cara bermain untuk melewati lawan-lawan. Tentunya dengan begitu akan meningkatkan level permainan para gamers terutama dalam level kompetitif game.

Ada juga “50/50 battle” atau pertarungan 50/50, dimana saat ada bola bebas, gamers bisa mengatur bagaimana pemain-pemain di game tersebut bereaksi. Pemenang dari 50/50 battle ditentukan berdasarkan kekuatan dan massa pemain yang mencoba merebut bola bebas. Tindakan yang pemain lakukan seperti mengoper atau mencegat, dan juga seberapa baik posisi pemain saat merebut bola. Sudut, kecepatan dan posisi pemain yang sedang merebut, semua akan menentukan pemain yang berhasil merebut bola.

Terakhir “Dynamic Tactics” atau taktik dinamis, dimana sekarang gamers bisa mengubah strategi tim. Walaupun sudah dari FIFA sebelum-sebelumnya yang memperbolehkan perubahan strategi, namun sekarang dengan adanya Dynamic Tactics, gamers tidak perlu lagi pause game untuk merubah taktik. Mulai dari sangat agresif menyerang, bertahan dan seimbang. Sehingga ada banyak ragam taktik yang amat merubah dimensi permainan di FIFA 2019.

Baca Juga: Sepak Bola